Foto Amien Rais-Habib Rizieq Dihapus IG, PA 212: Rezim Panik!

oleh

Jakarta – Foto-foto pertemuan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais,Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dihapus dari Instagram Amien Rais. Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyebut itu ulah rezim yang panik.

“Sudah (dapat laporan), kelihatan rezim dan cebongnya panik dan ketakutan,” kata Slamet lewat pesan singkat kepada detikcom, Senin (4/6/2018).

“Sudah sangat sering bagi kami sudah menjadi hal yang biasa,” ujar Slamet.
Slamet menyebut pihaknya sering mendapatkan laporan unggahan foto Rizieq dilaporkan dan dihapus di media sosial. Dia pun menanggapi enteng soal hilangnya foto tersebut.

Foto yang mendadak hilang itu sebelumnya ada di akun Instagram @amienraisofficial. Sebelumnya, ada foto Amien Rais saat bertemu Habib Rizieq Syihab dan Prabowo ketika umrah. Saat dilihat pada Senin (4/6/2018), foto itu tidak ada lagi.

Drajad menanggapi cuek dengan penghapusan foto tersebut. Dia menyebut pelaporan yang mengakibatkan foto itu dihapus menunjukkan adanya pihak yang tak bisa menerima foto silaturahmi.
Admin Ig @amienraisofficial mengungkapkan kekecewaannya atas hilangnya foto-foto tersebut. Admin menyebut hal itu menjadi bukti kebebasan berekspresi yang dicederai.

“IG akhirnya menghapus kembali berkali-berkali secara sepihak semua foto yang kami upload, yang berkaitan dengan tokoh tertentu. Ini bukti bahwa kebebasan berekspresi (yang bertanggung jawab) yang menjadi salahsatu agenda reformasi kembali diciderai; mengembalikan kita pada era yang represif (order baru), di tengah-tengah kebijakan-kebijakan populis yang palsu (order lama). Kita semua menantikan terang setelah zaman-zaman gelap, bukan sebaliknya! Mari #selamatkanindonesia,” demikian keterangan di akun @amienraisofficial.

Akun instagram @amienraisofficial itu bukan dikelola Amien Rais pribadi. Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo menyebut akun itu dikelola anak-anak Amien Rais dan orang yang dekat dengan mereka.

“Kalau saya sih cuek saja. Tapi hikmahnya, ternyata ada sekelompok pengguna medsos di Indonesia yang belum dewasa berbeda pandangan. Tidak bisa menerima foto silaturahim yang biasa-biasa saja. Lagi pula foto-foto tersebut sudah beredar viral di internet,” ujarnya.

Aron

Sumber: detik                  .