Eddy P Naibaho , Gugat Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

oleh

JAKARTA , Eddy P Naibaho , Kuasa hukum Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, Provinsi Sumatera Utara , menggugat Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Gugatan dilayangkan oleh Eddy Naibaho , karena dalam perebutan kursi Ketua Umum Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) , Eddy Naibaho menilai , ada pelanggaran tata administrasi pemerintahan daerah .

Eddy Naibaho telah mengajukan gugatan  pada 7 Februari 2018 , ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Eddy Naibaho menilai wakil gubernur DKI telah melanggar tata administrasi pemerintahan daerah dengan tidak menggunakan kop serta dan tanpa adanya nomor surat resmi. Eddy Naibaho melihat apa yang dilakukan Sandi memiliki unsur perbuatan melawan hukum.

“Ya, benar. Silakan cek di SIPP,” kata Juru bicara Pengadilan Jakarta Pusat Jamaluddin Samosir kepada wartawan pada Rabu, 7 Maret 2018.

Berdasarkan data di situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Eddy Naibaho sebagai kuasa hukum Sutedi menggugat Sandiaga tentang Surat Dukungan Wakil Gubernur yang Dituliskan di Atas Kertas Tanpa Kop Surat Resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Tanpa Nomor Surat Tertanggal 29 November 2017.

Gugatan itu teregister dengan Nomor Perkara 71/Pdt.G/2018/PN Jkt.Pst. Sidang perdana sedianya digelar hari ini, Kamis, 8 Maret 2018.

Sandiaga Uno mengaku belum tahu ihwal gugatan tersebut, ketika dikonfirmasi. “Menggugat saya ? Pribadi ? Saya cek dulu sama Biro Hukum, belum terima (suratnya) saya,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 7 Maret 2018.

Adapun Kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi DKI Yayan Yuhana membenarkan adanta gugatan perdata  terhadap Sandiaga Uno. “Saat ini lagi sidang,“ ujar Yayan pada saat dihubungi wartawan pada Kamis, 8 Maret 2018.

Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan alasannya memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama PAM Jaya Erlan Hidayat untuk menjadi Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).

Dia berharap Erlan bisa membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi contoh bagi daerah lain pada bidang pengelolaan air.

“Beliau memiliki kepemimpinan yang baik, hasil kerjanya juga sangat baik. Pemprov DKI yakin bisa menjadi leading sector di sini, nanti yang di daerah bisa terinspirasi juga,” ujar Sandiaga di Gedung Dinas Teknis, Jalan Abdul Muis, Selasa (13/3/2018).

Sandiaga mengatakan Pemprov DKI Jakarta memberi perhatian besar terkait masalah air. Dengan menjadikan Dirut PAM Jaya sebagai ketua PERPAMSI, Sandiaga yakin daerah lain bisa terinspirasi.

“Saya yakin Pak Erlan punya kepemimpinan yang baik dan bisa menginspirasi teman-teman di daerah,” kata Sandiaga.

Sandiaga tidak berkomentar tentang surat rekomendasi yang tanpa kop Pemprov DKI. Terkait gugatannya, dia menyerahkan kepada Biro Hukum DKI Jakarta.

Dalam aturannya, para calon Ketua PERPAMSI wajib mendapatkan rekomendasi dari kepala daerah mereka masing-masing.

Tata Sugandi

sumber : kompas.com                    ..