Cara Mengatasi Rasa Kesepian

oleh
Baru-baru ini, Inggris mengumumkan sebuah posisi unik dalam pemerintahannya. Kementerian Kesepian. Kementerian ini berguna untuk melawan bertumbuhnya rasa kesepian. Di Amerika Serikat, kesepian bahkan dikategorikan sebagai ancaman bagi kesehatan.

Ada kalanya memang Anda butuh menyepi. Namun, ketika kesepian bukan karena pilihan, itu akan berbeda. Jika Anda kesepian akibat putus hubungan, terabaikan, atau tersiolasi, mungkin akan ada dampaknya bagi kesehatan, terutama kesehatan mental.

Namun, dilansir dari Prevention, Selasa (13/2/2018), hal tersebut bisa diperbaiki. Beginilah beberapa cara agar Anda tak lagi merasa kesepian, atau ingin membantu orang lain keluar dari kesepian mereka.

1. Kenali pemicunya

Penting untuk terlebih dahulu mengenali penyebab kesepian Anda. Bila di tengah keramaian merasa kesepian, mungkin Anda butuh perhatian tambahan. Bila kesepian Anda bersifat situasional, Anda bisa mencari masalah pada diri sendiri.

Anda bisa mempertimbangkan, beradaptasi, atau memperluas wawasan dan pilihan untuk tindakan Anda. Namun, jika Anda kesepian untuk waktu yang lama, mungkin ada masalah psikologis yang harus Anda selesaikan.

Jangan ada teknologi di antara kita

Ilustrasi kesepian

2. Jangan biarkan teknologi mengambil alih

Beberapa orang terbiasa merespons tanda-tanda dari ponsel atau komputer. Namun, ada baiknya hindari rasa seperti ini. Pastikan Anda tidak membiarkan aspek teknologi mengendalikan hidup dan pilihan Anda.

Bayangkan tentang bagaimana dua orang yang sedang berjalan bersama sambil memandangi pesan di ponsel mereka, atau pasangan yang diam sepanjang makan bersama, tapi waspada terhadap ponsel mereka di meja.

3. Hindari hubungan tanpa kedekatan

Apakah Anda berhubungan dengan seseorang hanya melalui pesan teks? Kalau seperti ini, bagaimana bisa hal ini bisa dikatakan kedekatan. Jika Anda terus melakukan hal ini, Anda akan tetap merasa kesepian. Ada baiknya Anda memulai mempertimbangkan untuk mencari waktu untuk bertemu langsung, atau kalau tidak memungkinkan, lewat telepon.

Penelitian menemukan bahwa lebih dari dua pertiga komunikasi bersifat nonverbal. Mengambil interaksi tanpa jaringan apapun dapat membantu Anda terhubung lebih baik dengan orang lain.

Pembicaraan Sederhana, tapi Bermakna

Terakhir dari Jenisnya, Ini Pohon Paling Kesepian di Muka Bumi
Pohon ini berasal dari zaman dinosaurus dan tinggal satu-satunya dari jenisnya (Doc: Wikimedia.org)

4. Mulai dengan pembicaraan sederhana

“Bagaimana keadaanmu?” atau “Semoga hari ini berjalan baik.” Mungkin hal ini terdengar biasa. beberapa percakapan ini bisa menjadi percakapan yang terdengar biasa. Namun, cobalah untuk memulai pertanyaan sederhana yang bermakna.

Carilah pembicaraan sederhana yang mampu menghasilkan sebuah respons dari lawan bicara Anda. Seperti pendapat Anda tentang suatu hal, hal yang sedang bagus minggu ini, tentang minat Anda, atau apa yang akan dilakukan untuk bersantai.

 

Nathania.                                                                    Sumber : liputan6                  .