Pukul 15.00 dan 20.00, Air Kiriman Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta

oleh

Petugas Pintu Air Manggarai bersiaga sejak Minggu (4/2/2018) malam menyusul naiknya status Bendung Katulampa, Bogor, menjadi Siaga 1 pada Senin (5/2/2018). Petugas Pintu Air Manggarai, Adi Santoso, mengatakan, air kiriman pertama Bendung Katulampa diprediksi tiba di pintu air tersebut pukul 15.00. Air kiriman kedua akan tiba sekitar pukul 20.00.

“Kan, ada banjir waktu malam, itu tiba sekitar pukul 15.00. Terus ada yang kedua, yang (air) naik pagi ini sekitar pukul 20.00 (tiba di Pintu Air Manggarai),” ujar Adi .

Adi mengatakan, pihaknya bersiaga dengan terus mengecek ketinggian air di pintu air tersebut. Hingga pukul 11.40, status Pintu Air Manggarai masih Siaga 3.

Pintu Air Manggarai terdiri dari dua bangunan pintu air, yaitu Pintu Air Ciliwung Lama dan Pintu Air Banjir Kanal Barat (BKB). Kedua pintu itu terus dibuka untuk membuang debit air yang terlalu besar.

“BKB dan Ciliwung Lama sudah lama dibuka. Ciliwung Lama dibuka untuk mengurangi beban di Pintu Air Karet,” ujar Adi.

Sebuah ekskavator beroperasi mengangkat sampah yang tertumpuk di pintu air. Sampah-sampah plastik, kayu, dan peralatan rumah tangga tersebut diangkut menggunakan truk sampah dari UPK Badan Air Dinas Kebersihan.

“Ini sudah dari kemarin malam. Kalau air naik begini, sampah bisa diangkut sampai 12 truk. Sampai malam ini, Mas, enggak habis-habis sampahnya,” ujar salah satu petugas UPK Badan Air.

Bendung Katulampa Siaga 1. Ketinggian air di Bendung Katulampa mencapai 220 cm pada Senin pukul 08.30.

Kawasan yang diprediksi terdampak banjir kiriman adalah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina, dan Kampung Melayu.

sumber: kompas
Ar